Kebakaran Gudang-Rumah di Penjaringan Jakut Mengakibatkan 5 Orang Tewas
Daftar isi:
Kebakaran yang terjadi di Jakarta Utara, tepatnya di wilayah Penjaringan, menimbulkan kepanikan dan kerugian yang cukup besar. Pada malam hari, tepatnya tanggal 18 Desember 2025, api melalap sebuah gudang dan rumah warga yang mengakibatkan lima orang kehilangan nyawa mereka.
Berdasarkan informasi dari Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta, Isnawa Adji, korban terdiri dari berbagai usia dan jenis kelamin. Dalam insiden tragis ini, ada korban berusia lanjut hingga anak-anak, yang menjadi perhatian serius bagi pemerintah dan masyarakat.
Dari keterangan yang diterima, kejadian kebakaran berlangsung sekitar pukul 20.16 WIB dan baru bisa dipadamkan pada pagi hari berikutnya. Masyarakat sekitar merasa terkejut melihat kobaran api yang begitu besar di kawasan jalan Lindung Pasar Baru ini.
Kronologi Kebakaran yang Mengguncang Jakarta Utara
Menurut laporan, kebakaran dimulai dari sebuah gudang aksesoris homemade yang diduga menjadi titik awal menyebarnya api. Dalam sekejap, api merambat ke rumah-rumah di sekitarnya, menyebabkan warga berlari menyelamatkan diri.
Kondisi cuaca pada malam itu tampak tenang, namun angin kencang justru membantu api cepat menjalar. Masyarakat setempat yang melihat kejadian tersebut langsung menghubungi pihak berwenang untuk meminta bantuan pemadam kebakaran.
Petugas kebakaran yang tiba di lokasi segera melakukan upaya pemadaman. Namun, api yang semakin membesar membuat pekerjaan mereka semakin sulit. Kehadiran tim medis juga sangat penting untuk menangani kemungkinan adanya korban yang terjebak di dalam rumah.
Korban Jiwa dan Kerugian Materiil yang Ditimbulkan
Dari insiden tersebut, lima orang dinyatakan meninggal dunia, terdiri dari berbagai kalangan dan usia. Korban tewas termasuk seorang perempuan berusia 56 tahun hingga seorang anak berusia tujuh tahun, yang menggugah kepedulian banyak pihak.
Selain hilangnya nyawa, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp1 miliar. Angka ini mencakup kerusakan pada bangunan dan barang-barang yang terbakar. Kejadian ini meninggalkan kesedihan di hati keluarga korban dan masyarakat umum.
Isnawa Adji menyatakan bahwa penyebab kebakaran kemungkinan besar adalah konsleting listrik. Hal ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk selalu waspada terhadap risiko kebakaran, terutama di musim kemarau yang rawan.
Langkah-Langkah Penanggulangan dan Prediksi Kejadian Selanjutnya
Seusai memadamkan api, pihak kepolisian mulai melakukan penyelidikan terhadap penyebab kebakaran. Keberadaan petugas di lokasi sangat penting untuk memastikan keamanan dan mencegah terulangnya insiden serupa.
Pihak berwenang juga telah berkoordinasi dengan dinas sosial untuk memberikan bantuan kepada keluarga korban. Ini merupakan langkah awal dalam pemulihan setelah tragedi yang telah menghilangkan nyawa serta harta benda.
Masyarakat diharapkan lebih menyadari pentingnya langkah-langkah pencegahan kebakaran. Pengetahuan tentang cara menggunakan alat pemadam api ringan perlu disebarluaskan agar warga bisa lebih siap jika terjadi insiden di masa depan.
Join channel telegram websitekami.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now







