Mengenal Ptosis, Kondisi Kelopak Mata yang Dibahas Oleh Dokter Tompi
Daftar isi:
loading…
Ptosis adalah kondisi medis di mana kelopak mata atas turun atau terkulai lebih rendah dari posisi normal. Situasi ini bisa dilihat pada satu atau kedua mata dan dapat berakibat pada gangguan penglihatan.
Selain masalah estetika, ptosis juga dapat menjadi indikasi adanya masalah kesehatan lain yang lebih serius. Sangat penting untuk memperhatikan gejala ini dan melakukan pemeriksaan medis ketika seseorang mengalami kondisi tersebut.
Pada kasus tertentu, ptosis dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan kesulitan saat melakukan aktivitas sehari-hari. Apalagi jika kelopak mata menutupi sebagian besar pupil, hal ini bisa mengganggu penglihatan dan kualitas hidup.
Mengetahui Lebih Dalam Tentang Kondisi Ptosis pada Mata
Dari sudut pandang medis, ptosis bisa disebabkan oleh berbagai faktor. Beberapa penyebab umum termasuk kelemahan otot, kerusakan saraf, atau kelainan genetik yang memengaruhi otot penutup mata.
Old age atau penuaan juga dapat menjadi salah satu faktor yang menyebabkan ptosis. Seiring bertambahnya usia, otot-otot yang bertanggung jawab untuk mengangkat kelopak mata bisa melemah, sehingga menyebabkan penurunan pada kelopak mata.
Berbagai penyakit neurologis seperti myasthenia gravis juga dapat menjadi penyebab ptosis. Penyakit ini menyebabkan kelemahan pada otot-otot tubuh, termasuk otot yang mengangkat kelopak mata.
Gejala dan Dampak dari Ptosis pada Kesehatan Mata
Gejala ptosis yang paling umum terlihat adalah kelopak mata yang terlihat lebih rendah dari biasanya. Ini mungkin juga disertai dengan kesulitan untuk membuka mata secara penuh, yang tentunya berpengaruh pada penglihatan.
Beberapa individu mungkin juga mengalami ketidaknyamanan saat membaca atau menonton televisi. Rasa lelah pada mata dapat meningkat karena mereka harus berusaha lebih keras untuk melihat.
Jika ptosis tidak ditangani, hal ini dapat menyebabkan kebiasaan buruk seperti mengangkat alis untuk melihat lebih baik. Kebiasaan ini dapat menyebabkan ketegangan pada otot-otot wajah dan berpotensi menyebabkan masalah lain.
Diagnosis dan Penanganan Medis untuk Ptosis
Untuk mendiagnosis ptosis, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik lengkap dan memeriksa riwayat kesehatan pasien. Pengujian lainnya, seperti tes pencitraan atau tes neurologis, mungkin diperlukan untuk mengidentifikasi penyebabnya.
Setelah diagnosis ditegakkan, pilihan perawatan akan bergantung pada penyebab dan tingkat keparahan ptosis. Dalam beberapa kasus, pembedahan mungkin diperlukan untuk mengangkat kelopak mata ke posisi yang lebih normal.
Selain prosedur bedah, terapi fisik atau penggunaan alat bantu juga bisa dipertimbangkan untuk membantu mengatasi kondisi ini. Terapi tersebut dapat membantu memperkuat otot-otot di sekitar mata dan meningkatkan fungsi penglihatan.
Join channel telegram websitekami.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now







