Bus Rombongan dari Lampung Terbakar di Tol Japek, 34 Penumpang Dievakuasi
Daftar isi:
Sebuah bus yang membawa rombongan peziarah dari Lampung mengalami kebakaran di KM 06A Tol Jakarta-Cikampek pada Senin sore. Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 17.35 WIB, saat bus sedang dalam perjalanan ziarah ke makam Wali Songo.
Menurut Kompol Sandy Titah Nugraha, Kainduk PJR Cikampek, sopir bus pertama kali melihat munculnya asap dari bagian belakang kendaraan. Dengan sigap, sopir langsung menghentikan laju bus untuk mengatasi situasi yang tidak diinginkan ini.
Situasi semakin genting ketika petugas PJR Cikampek yang sedang melakukan patroli mendatangi lokasi kejadian. Mereka segera melakukan evakuasi terhadap 34 penumpang yang berada di dalam bus, mengingat api mulai menjalar dengan cepat.
Setelah memastikan keselamatan penumpang, petugas berupaya mengamankan lokasi agar tidak ada kendaraan lain yang terjebak dalam kebakaran tersebut. Upaya ini diiringi dengan pemadaman api yang terus berkembang.
Sandy menambahkan bahwa berdasarkan keterangan dari sopir bus, kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting pada sound system kendaraan. Penanganan cepat oleh petugas dinilai sangat penting untuk mencegah adanya korban lebih lanjut.
Kronologi Kebakaran yang Menyeramkan di Tol Jakarta-Cikampek
Peristiwa kebakaran ini bermula ketika sopir bus melihat asap keluar dari bodi belakang bus. Dalam kondisi panik, sopir langsung menghentikan bus dan mengevakuasi penumpang sebelum api semakin membesar.
Petugas PJR Cikampek yang kebetulan sedang melakukan patroli di sekitar area tersebut langsung merespons dengan cepat. Mereka memberikan pertolongan dan mengarahkan penumpang ke tempat yang lebih aman.
Evakuasi terhadap penumpang berjalan lancar, dan semua 34 penumpang berhasil ditempatkan di lokasi aman. Suasana di sekitar tol menjadi tegang, dan banyak pengendara lain yang tertahan akibat kebakaran bus ini.
Petugas juga segera memberitahukan pihak berwenang untuk menangani situasi darurat tersebut. Kejadian ini menunjukkan pentingnya kesiapan dalam menghadapi insiden yang tidak terduga saat bepergian.
Terlepas dari insiden tersebut, semua penumpang dinyatakan selamat dan tidak mengalami cedera serius. Tim dari pemadam kebakaran kemudian datang untuk memadamkan api yang sudah membakar sebagian besar bus.
Upaya Evakuasi dan Penanganan Kebakaran yang Cepat
Berkat kewaspadaan sopir dan respon cepat dari petugas, kerugian yang dapat ditimbulkan oleh kebakaran ini dapat diminimalisir. Proses evakuasi berlangsung tanpa ada penumpang yang terluka, meski situasi saat itu sangat menegangkan.
Petugas PJR melakukan tindakan pencegahan untuk menjaga agar api tidak menjalar ke area lain di sekitar tol. Langkah ini sangat penting mengingat lokasi kejadian yang padat dengan kendaraan lain.
Pihak kepolisian mengatakan bahwa tidak hanya menjaga keselamatan penumpang, tetapi juga memastikan jalur tol tetap aman untuk pengguna jalan lainnya. Operasi lalu lintas pun segera diatur untuk menghindari kemacetan lebih parah.
Tindakan pencegahan dan evakuasi dari petugas setempat diapresiasi oleh masyarakat. Situasi ini memberikan pelajaran penting tentang pentingnya ketepatan waktu dan keterampilan dalam menangani keadaan darurat.
Beberapa petugas juga terlihat berupaya memadamkan api dengan alat pemadam kebakaran portable hingga bantuan dari pemadam kebakaran tiba. Ini menunjukkan komitmen dan kepedulian petugas dalam keselamatan publik.
Penyelidikan Terhadap Penyebab Kebakaran Bus
Setelah situasi terkendali, perhatian segera beralih kepada penyebab kebakaran yang mengkhawatirkan ini. Kompol Sandy menjelaskan bahwa sumber api kemungkinan besar berasal dari sound system yang mengalami korsleting.
Penyelidikan lebih lanjut akan dilakukan untuk memastikan penyebab pasti dan mencegah kejadian serupa di masa mendatang. Hal ini juga penting bagi operator bus untuk melakukan pemeriksaan rutin terhadap armada mereka.
Operator bus diharapkan memperhatikan aspek keselamatan dengan meninjau berbagai kondisi kendaraan secara berkala. Ini mencakup pemeriksaan semua komponen, terutama yang berpotensi menyebabkan kebakaran seperti sistem listrik.
Selain itu, pemilik bus diingatkan untuk memberikan pelatihan kepada sopir mengenai langkah-langkah evakuasi dan penanganan keadaan darurat saat berkendara. Ini penting untuk meningkatkan kesadaran keselamatan di antara pengemudi dan penumpang.
Masyarakat juga disarankan untuk lebih waspada saat menggunakan moda transportasi umum dan melaporkan hal-hal mencurigakan kepada pihak berwenang. Keselamatan bersama adalah tanggung jawab kita semua.
Join channel telegram websitekami.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now










