5,53 Juta Orang Diprediksi Masuk Sumut saat Nataru, Cuti Polisi Dilarang
Daftar isi:
Peningkatan aktivitas masyarakat menjelang libur Natal dan Tahun Baru selalu menjadi hal yang dinanti. Namun, tren ini juga membawa tanggung jawab besar bagi aparat keamanan untuk memastikan semuanya berjalan aman dan lancar.
Di Sumatera Utara, Kapolda Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto memperkirakan lebih dari 5,53 juta orang akan memasuki wilayah tersebut selama periode libur ini. Oleh karena itu, ia mengeluarkan larangan cuti bagi seluruh personel kepolisian demi memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.
“Kami harus siap melayani masyarakat, dan dengan adanya lonjakan jumlah pengunjung, kami perlu semua tangan di dek,” ungkapnya dalam konferensi pers baru-baru ini.
Persiapan Menyambut Libur Nataru di Sumatera Utara
Polda Sumut menyatakan komitmen untuk bersiaga penuh melalui pelaksanaan Operasi Lilin Toba 2025. Sebanyak 11.417 personel gabungan dari Polri, TNI, dan pemerintah daerah bakal dikerahkan untuk menjaga keamanan selama periode tersebut.
Operasi ini juga melibatkan berbagai instansi terkait, dan fokus utama akan ditujukan pada mengamankan infrastruktur dan tempat-tempat publik yang ramai dikunjungi. “Kami akan membuka 90 pos pengamanan, 63 pos pelayanan, dan 13 pos kesehatan,” tambah Kapolda.
Dari sisi pengamanan lalu lintas, selain memantau aktivitas jalan raya, operasi ini juga sekaligus menangani isu-isu keamanan masyarakat. Tindakan ini diharapkan menghasilkan situasi kondusif bagi seluruh warga yang merayakan Nataru.
Fokus Pada Kesiapsiagaan Pascabencana di Daerah Terkena Dampak
Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, juga menekankan pentingnya persiapan yang matang untuk menyambut Nataru, terutama mengingat status darurat bencana di beberapa daerah. “Kita tidak bisa lengah,” ujarnya saat rapat koordinasi.
Dia mengungkapkan bahwa sejumlah wilayah masih berada dalam tahap rehabilitasi akibat bencana yang terjadi sebelumnya. Hal ini menjadi tantangan tersendiri, mengingat mobilitas masyarakat akan meningkat selama periode perayaan.
Surya menambahkan, daerah seperti Humbang Hasundutan dan Tapanuli Utara, yang mengalami kerusakan infrastruktur, perlu mendapatkan perhatian ekstra agar distribusi barang dan orang tetap lancar.
Tindakan Serupa di Wilayah Lain Selama Perayaan Nataru
Di luar Sumatera Utara, Sulawesi Selatan juga mengambil langkah yang sama dalam persiapan Nataru. Sebanyak 3.981 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan perayaan. Kapolda Sulsel, Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro, menekankan fokus pada pengamanan di rumah ibadah.
Prioritas pengamanan akan diberikan kepada 720 gereja dan 98 lokasi perayaan Tahun Baru. Dengan pos pengamanan yang tersebar di seluruh provinsi, masyarakat diharapkan dapat merayakan dengan tenang dan aman.
Operasi Lilin di Sulawesi Selatan akan berlangsung selama 14 hari, mulai dari 20 Desember hingga 2 Januari. Hal ini menunjukkan keseriusan dan komitmen aparat keamanan dalam menjaga ketertiban umum selama perayaan besar.
Join channel telegram websitekami.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now









