Kereta Etihad Rail Siap Layani Penumpang di UEA Mulai 2026, Abu Dhabi-Dubai Cuma 57 Menit
Daftar isi:
Proyek kereta api nasional Etihad Rail di Uni Emirat Arab (UEA) telah memasuki tahap akhir sebelum mulai melayani penumpang pada tahun 2026. Ini merupakan hasil dari perencanaan dan pembangunan yang berlangsung hampir dua dekade, yang akan mengubah cara masyarakat berpindah antar wilayah.
Seiring pertumbuhan populasi dan urbanisasi, kebutuhan untuk sistem transportasi yang efisien semakin mendesak. Dengan hadirnya layanan kereta api, diharapkan pergerakan masyarakat menjadi lebih terjadwal dan terintegrasi dengan moda transportasi lainnya.
Keberadaan kereta api ini juga diharapkan dapat membantu mengurangi kemacetan di jalan serta dampak lingkungan dari emisi kendaraan pribadi. Ini menandai langkah besar menuju mobilitas yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan di kawasan tersebut.
Pembangunan Jaringan Kereta Api yang Ekstensif di UEA
Jaringan kereta api Etihad Rail membentang sepanjang 900 kilometer, menghubungkan berbagai kota penting di UEA. Jalur ini akan mencakup kota-kota seperti Abu Dhabi, Dubai, dan Fujairah, serta sejumlah wilayah lainnya di ketujuh emirat.
Pembangunan ini dilakukan secara bertahap, dengan operasi angkutan barang yang sudah dimulai sejak tahun 2016. Saat itu, kereta api mulai mengangkut belerang antara kota Shah, Habshan, dan Ruwais, sebagai langkah awal dalam pengembangan jaringan.
Saat ini, seluruh jaringan nasional telah selesai dan siap untuk pengangkutan barang lintas negara. Dengan demikian, UEA dapat meningkatkan efisiensi logistik dan memperkuat sistem transportasi mereka secara keseluruhan.
Konektivitas dan Kecepatan yang Menjanjikan
Etihad Rail tidak hanya berfokus pada angkutan barang, tetapi juga pada layanan penumpang yang menjadi bagian integral dari rencana pembangunan. Ini akan memberikan masyarakat opsi baru untuk bepergian antara kota-kota penting dengan waktu tempuh yang signifikan lebih cepat dibandingkan transportasi darat.
Estimasi waktu perjalanan antara Abu Dhabi dan Dubai diperkirakan hanya membutuhkan 57 menit. Ini lebih cepat dibandingkan dengan waktu yang dibutuhkan untuk berkendara, sehingga akan menarik minat masyarakat untuk beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum.
Pengoperasian kereta ini direncanakan dengan kecepatan maksimum 200 km per jam, yang memungkinkan perjalanan menjadi lebih nyaman dan efisien. Dengan waktu perjalanan yang lebih singkat, masyarakat akan mendapatkan manfaat dari lebih banyak waktu untuk aktivitas lain.
Dampak Ekonomi dan Lingkungan dari Proyek Kereta Api
Dari perspektif ekonomi, proyek ini diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja serta meningkatkan pertumbuhan sektor pariwisata. Dengan konektivitas yang lebih baik antar wilayah, diharapkan akan ada peningkatan jumlah wisatawan yang berkunjung ke UEA.
Bukan hanya sisi ekonomi yang terdampak, tetapi juga lingkungan akan mendapatkan keuntungan dari pengurangan emisi gas rumah kaca. Dengan lebih banyak orang yang menggunakan kereta api, maka jejak karbon dari transportasi pribadi dapat diminimalisir.
Pola perjalanan yang lebih berkelanjutan juga sejalan dengan visi UEA untuk menjadi negara yang lebih hijau dan ramah lingkungan. Kereta api dapat membantu menekan penggunaan kendaraan berbahan bakar fosil, mempercepat transisi ke energi bersih.
Dengan peluncuran layanan penumpang pada tahun 2026, Etihad Rail dapat menjadi katalis untuk perubahan positif di UEA. Masyarakat diharapkan lebih terbiasa menggunakan transportasi umum yang efisien dan berkelanjutan.
Dalam jangka panjang, keberhasilan proyek ini dapat mendorong negara lain di kawasan GCC untuk mengembangkan sistem transportasi kereta api serupa. Ini bukan hanya akan meningkatkan konektivitas dalam satu negara, tetapi juga antar negara yang berada di dalam kawasan tersebut.
Melalui inovasi ini, UEA dapat menjadi model bagi negara-negara lain di dunia dalam hal pengembangan infrastruktur transportasi yang berkelanjutan dan efisien. Ini merupakan langkah penting untuk mewujudkan masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang.
Join channel telegram websitekami.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now








