Megawati Rilis Buku Spirit Kemanusiaan Saat Rakernas PDIP
Daftar isi:
Pada tanggal 11 Januari 2026, berlangsung acara peluncuran buku dengan judul ‘Spirit Kemanusiaan: Manajemen Risiko Bencana ala Megawati Soekarnoputri’. Acara tersebut dikemas dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I PDI Perjuangan 2026, yang berlangsung di Beach City International Stadium, Ancol, Jakarta Utara.
Buku yang mencakup lebih dari 240 halaman ini, menggambarkan pemikiran Megawati mengenai pentingnya menjaga lingkungan hidup. Dalam karya ini, ia juga menekankan tanggung jawab sosial terhadap bencana yang sering melanda Indonesia.
Buku ini menyajikan pandangan serta komitmen Megawati terhadap isu-isu lingkungan global dan lokal. Selain itu, buku ini juga menjelaskan beberapa inisiatif yang diambil oleh Badan Penanggulangan Bencana PDI Perjuangan (Baguna) dalam upaya penanganan bencana di seluruh tanah air.
Dalam sambutannya, Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengatakan bahwa buku ini merupakan cerminan pentingnya manajemen mitigasi bencana. Ia menggarisbawahi dedikasi Megawati dalam menjaga dan melestarikan bumi untuk generasi mendatang.
Peluncuran Buku dan Komitmen Megawati terhadap Lingkungan
Peluncuran buku ini bukan hanya sekedar acara simbolis, tetapi juga sebagai bentuk panggilan untuk lebih memperhatikan lingkungan. Megawati telah banyak berkontribusi dalam berbagai gerakan yang berfokus pada ekosistem dan keberlanjutan.
Dia memberikan arahan tentang bagaimana mitigasi bencana menjadi aspek penting dalam manajemen risiko. Megawati berharap, dengan pengetahuan yang dibagikan melalui buku ini, banyak pihak dapat terinspirasi untuk berperan aktif dalam menjaga lingkungan.
Aspek penting lain yang diangkat dalam buku ini adalah peran masyarakat dalam penanggulangan bencana. Melalui berbagai program yang telah dilakukan, diharapkan masyarakat dapat lebih peka dan responsif terhadap ancaman bencana.
Konsep kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat juga menjadi pokok bahasan. Kerjasama ini dinilai krusial untuk meningkatkan efektivitas dalam penanganan bencana.
Peran Badan Penanggulangan Bencana PDI Perjuangan
Baguna sebagai lembaga penanganan bencana di bawah PDI Perjuangan, telah melakukan berbagai aksi nyata dalam membantu korban bencana. Dalam acara tersebut, Megawati menerima laporan dari Ketua DPP PDI Perjuangan mengenai tindakan yang telah diambil.
Salah satu laporan tersebut memaparkan kegiatan pengobatan gratis yang dilakukan di Aceh. Kegiatan ini menggunakan kapal bernama Laksamana Malahayati yang disiapkan untuk misi kemanusiaan.
Selama peluncuran buku, Megawati juga berkesempatan untuk berinteraksi langsung dengan para petugas di lapangan. Ia berbincang dengan perwakilan DPP yang berdinas di Aceh, mendengarkan keluhan, serta kebutuhan masyarakat setempat setelah terkena bencana.
Dialog tersebut menunjukkan kepedulian Megawati secara langsung terhadap korban bencana, sekaligus menjadi bagian dari upaya evaluasi yang dilakukan oleh Baguna.
Inisiatif Rekognisi dan Pendidikan Masyarakat
Salah satu tujuan utama dalam peluncuran buku ini adalah untuk mengedukasi masyarakat tentang mitigasi bencana. Melalui berbagai inisiatif yang ada, Megawati ingin meningkatkan kesadaran publik akan pentingnya persiapan menghadapi bencana.
Di dalam buku, juga terdapat berbagai contoh tentang bagaimana masyarakat dapat berkontribusi dalam meminimalisir risiko bencana. Penyuluhan yang diberikan diharapkan dapat menjadi pedoman bagi masyarakat luas.
Megawati menggarisbawahi bahwa krisis iklim adalah ancaman nyata yang dihadapi dunia hari ini. Oleh karena itu, dia menekankan perlunya tindakan kolektif untuk mengatasi masalah ini dengan langkah-langkah yang terukur.
Ke depannya, diharapkan buku ini bisa dijadikan referensi penting di berbagai institusi pendidikan. Dengan cara ini, pemahaman tentang manajemen risiko bencana bisa mulai ditanamkan sejak dini pada generasi muda.
Join channel telegram websitekami.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now








